Duel di Liga Europa, Ludogorets Tidak Takut AC Milan

Duel di Liga Europa, Ludogorets Tidak Takut AC Milan

Duel di Liga Europa, Ludogorets Tidak Takut AC Milan Berdasar undian babak gugur Liga Europa, Senin (11/12/2017), Ludogorets dan AC Milan akan bertemu pada 16 dan 23 Februari tahun depan. “Kami menghormati mereka. Tapi kami tidak takut. Kami tahu kualitas sendiri dan bakal berjuang sekeras mungkin untuk melaju ke babak berikut,” ungkap Campanharo dilansir Football Italia. Baca juga : Tottenham akan Main Agresif Lawan City “Ini laga prestisius. AC Milan tetaplah AC Milan. Mereka klub bersejarah. Akan menyenangkan kembali ke Italia dan bermain di San Siro,” sambung sosok yang sempat membela Fiorentina dan Hellas Verona tersebut. Pada laga leg pertama, Ludogorets akan lebih dulu bertindak sebagai tuan rumah. Mereka akan menjamu Milan pada 16 Februari 2018 di Bulgaria. Sementara, leg kedua akan di gelar di San Siro pada 23 Februari. Bagi Campanharo, lawatan ke Milan tentu sudah tidak lagi asing. Sebab, pemain berusia 25 tahun ini sudah pernah bermain di Serie A saat membela Hellas Verona. Ia pun menantikan lawatan ke San Siro. “Milan tetap Milan, klub bersejarah, bergengsi dan juara. Akan sangat menyenangkan bisa kembali ke Italia. Apalagi bermain di stadion yang indah seperti San Siro. Masih ada dua bulan sebelum laga itu,” tutup Campanharo.

Wawancara Terakhir Zabaleta untuk Manchester City

Wawancara Terakhir Zabaleta untuk Manchester City

Dalam pekan ke-37 Premier Addition 2016/17 Manchester City berjaya mengamankan tiga poin saat melawan West Brom dengan skor 3-1. Kemenangan dona med tersebut sekaligus akhirnya menjadi kado manis bagi bek Gatwick City, Pablo Zabaleta. Pasalnya, musim 2016/17  ialah musim terakhir dirinya berbareng Gatwick City.

Akan membuang Metropolis di akhir musim 2016/17, Zabaleta ungkapkan ucapan terima kasihnya kepada afin de supporter atas dukungannya semasa existencia berseragam City.

“Saya mesti mengapresiasi semua yang ya cintai dalam sembilan tahun (bersama City). Hati ya berada di kota sekarang (Manchester), di klub sekarang (Manchester City) sudah pasti, inches ucap Zabaleta contohnya dilansir dari situs sah Gatwick City.

“Mengenakan sepakat Metropolis merupakan hal yang paling istimewa. Saya mengenal maksud saya untuk melangsungkan dalam klub ini, akibat sebab itu saya berterima kasih kepada para supporter arah dukungannya,

“Untuk sering berada di belakang harry, kemudian saya hara Kita tetap dapat menikmati berlimpah tidak sedikit trofi, lalu kenangan indah ke depannya. Terima kasih tidak sedikit, untuk hati saya yang terdalam, ” tutup player 32 tahun tersebut.

Didatangkan yang Espanyol pada tahun 08, Zabaleta merupakan periode yang revolusi awal Gatwick Metropolis. Selama Berseragam Metropolis, Zabaleta telah mencatatkan total 333 penampilan bersama The Individuals dengan torehan twenty eight support dan 11 punto dalam kompetisi Premier Category. Momento juga berandil lebih luas dalam mempersembahkan gelar jackpot Premier League, satu FA Cup, dan dua gelar League Cup.